Text Widget

Minggu, 22 September 2013

Tim Garuda Muda untuk kali pertama menggondol trofi juara sejak turnamen FFA digelar pada 2002.

Image 

Berita Terkini :
www.goal21.blogspot.com
Tim nasional Indonesia U-19 tampil sebagai juara Piala AFF 2013 setelah dalam pertandingan final mengalahkan Vietnam 7-6 lewat adu penalti di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/9) malam WIB.

Ini merupakan gelar pertama bagi Indonesia di regional Asia Tenggara sejak turnamen kelompok umur digelar pada 2002. Indonesia menjadi negara ketiga yang menjadi tuan rumah mampu menggondol trofi juara, setelah Thailand di 2002, dan Vietnam pada 2007.

Bagi Vietnam, ini merupakan kali kedua mereka menelan kegagalan di final. Pada ajang yang sama dua tahun lalu di Myanmar, Veitnam dikalahkan Thailand 5-4 lewat adu penalti.

Dalam pertandingan ini, timnas U-19 dan Vietnam memperagakan permainan terbuka dan agresif. Tuuan rumah yang mendapat dukungan puluhan ribu fans mencoba melakukan tekanan lebih dulu.

Hanya saja, serangan yang dibangun Indonesia masih belum bisa menembus pertahanan disiplin Vietnam. Sebaliknya, tim tamu yang justru mendapatkan peluang lebih dulu, tapi bola dapat diamankan Ravi Murdianto. Begitu juga dengan peluang yang diperoleh Nguyen Chong Phuong.

Saling serang dilakukan Indonesia dan Vietnam. Penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat kedua tim tidak mampu menjebol gawang lawan masing-masing hingga babak pertama berakhir.

Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua. Seperti halnya di paruh pertama, pertahanan disiplin Vietnam masih sulit ditembus pasukan Garuda Muda.

Serangan balik Vietnam menjadi momok bagi Indonesia. Dengan kecepatannya, Vietnam membalas serangan Indonesia. Vietnam nyaris membuka keunggulan di menit ke-51, namun tendangan bebas Nguyen Phuong Hong masih bisa ditepis Ravi.

Kesempatan emas diperoleh Evan Dimas selang empat menit kemudian akibat blunder yang dilakukan pemain belakang Vietnam. Sayangnya, sepakan Evan masih melambung. Begitu juga dengan tendangan Zulfiandi.

Vietnam yang mengandalkan kecepatan membalas serangan beruntun Indonesia tersebut. Ravi kembali harus melakukan penyelamatan untuk mementahkan peluang yang diperoleh Van Tanh.

Lanjutkan Membaca di www.goal21.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar